Monday, May 30, 2005
Berubah title ku....

Alhamdulillah.....sedar tak sedar dah tiga minggu berlalu,
Kini...aku telah bergelar laki...suami dan ... hehehe
Aku nak mintak maap bagi sesiapa yang tak sempat aku nak menjemput, biasa la kan
dalam kekalutan dan sebagainya tak sempat dan terlupa pun ye untuk jemput korang.
Tapi yang aku jemput pun tak datang camne tu?...ha tak pe la aku tak marah, cuma tirkilan la
member2 tak datang.
Anyway itu semua sudh berlalu jgn dikenang benda yang tak menyenangkan.
Kalu sempat nanti aku upload kan gambar kawen aku yek...tak la semeriah Erra & Yusry.
So...Don sign out for now....

Posted at 7:47 pm by donshay
yang dah komens (3)  

Thursday, March 10, 2005
Menghitung Hari...

Tahun demi tahun...bulan demi bulan...semakin dekat aku terasa...hati ku mula berdebar debar tak tau nape. Tapi ini biasa la bagi sesiapa yang pernah mengalaminya, segala persiapan untuk menghadapinya semakin selesai...hanya tinggal beberapa lagi yang belum disettle kan. Bukan senang nak menghadapi benda ni...persiapan nya makan masa dan makan belanja yang boleh dikatakan banyak la juga...bukan senang beb..tapi bila dah sampai hari...sekejap je berlaku...then selesai la segalanya.
Ehmm so itu la citer nye keadaan aku sekarang dan sebab itu lah dah lama tak update kan blog ni...so harap engkorang paham la ye....

Posted at 1:55 pm by donshay
yang dah komens (3)  

Thursday, January 27, 2005
What goes around, Comes around

He almost didn't see the old lady, stranded on the side of the road, but even
in the dim light  of day, he could see she needed help. So he pulled up in front of her Mercedes and got out. His little kancil car was still sputtering when he approached her. Even with the smile on
His face, she was worried. No one had stopped to help for the last hour or so .. was he going
to hurt her? He didn't look safe; he looked poor and hungry. He could see that she was
frightened, standing out there in the cold. He knew how she felt. It was that chill which only fear can
put in you. He said, "I'm here to help you, Puan. Why don't you wait in the car where it's
warm? By the way, my name is Kamal."                                                                     
Well, all she had was a flat tire, but for an old lady, that was bad enough.Kamal crawled     
under the car looking for a place to put the jack, skinning his knuckles a time or two. Soon he
was able to change the tire. But he had to get dirty and his hands hurt. As he was tightening  
up the lug nuts, she rolled down the window and began to talk to him. She told him that she was
from Kuantan and was only just passing through. She couldn't thank him enough for coming to  
her aid. Kamal just smiled as he closed her trunk.                                              
The lady asked how much she owed him. Any amount would have been all right with her. She       
already imagined all the awful things that could have happened had he not stopped. Kamal never 
thought twice about being paid. This was not a job to him. This was helping someone in need,   
and! God knows there were plenty who had given him a hand in the past. He had
lived his whole life that way, and it never occurred to him to act any other way. He told her that if she      
really wanted to pay him back, the next time she saw someone who needed help,
she could give
that person the assistance they needed, and Kamal added, "And think of me." He
waited until she started her car and drove off.                                                                  
It had been a cold and depressing day, but he felt good as he headed for home, disappearing    
into the twilight. A few miles down the road the lady saw a small cafe. She went in to grab a  
bite to eat, and take the chill off before she made the last leg of her trip home. It was a    
dingy looking restaurant. Outside were two old gas pumps. The whole scene was
unfamiliar to her. The waitress came over and brought a clean towel to wipe her wet hair. she
had a sweet smile, one that even being on her feet for the whole day couldn't erase. The
lady noticed the waitress was nearly eight months pregnant, but she never let the strain and
aches change her attitude. The old lady wondered how someone who had so little could be so
giving to a stranger. Then she remembered Kamal.                                                                      
After the lady finished her meal, she paid with a hundred dollar bill. The waitress quickly    
went to get change for her hundred ringgit bill, but the old lady had slipped right out the     
door. She was gone by the time the waitress came back. The waitress wondered
where the lady could be. Then she noticed something written on the napkin. There were tears in
her eyes when she read what the lady wrote: "You don't owe me anything. I have been there
too. Somebody once helped me out, the way I'm helping you. If you really want to pay ! me back,
here is what you do: Do not let this chain of love end with you." Under the napkin were four
more RM100 bills.    
Well, there were tables to clear, sugar bowls to fill, and people to serve, but
the waitress made it through another day. That night when she got home from work and climbed
into bed, the pregnant lady was thinking about the money and what the lady had written. How could the lady have known how much she and her husband needed it? With the baby due next month, it was going
to be hard. She knew how worried her husband was, and as he lay sleeping next to her, she gave
her husband a soft kiss and whispered soft and low, "Everything's gonna be all right. I love you, Kamal."


Posted at 10:05 pm by donshay
yang dah komens (3)  

Friday, January 14, 2005
Lama Sudah.....

Lama sudah tidak aku mengupdatekan GoBlog aku ni...ini karena aku terlalu tight dengan aktiviti harian ku iaitu Koje...tau la kome pun Koje gak tapi koje aku lagi banyak dari kome...hehe mau jugak
Jadi hari ni hari Jumaat selepas menunaikan Solat Jumaat ni aku curi2 sket time untuk mengupdatekan Blog aku ni...itu pun diatas permintaan
Dato' Seri Petz @ Rizal jadi aku pun update kan la...
So korang sume dah menderma ke untuk Mangsa Tsunami..tak kira la di mana sini ke Acheh ke Sri Lanka ke...aku dah...hanya dengan SMS je...jadi la kan kita nak derma siap masuk TV3 tu bagi Cek tak mampu la kan...so SMS je la itu pun dah kira bagus la tu kan. So SUDAHKAH ANDA MENDERMA?? hehe sian tgk dorang tu yek tetiba je tak semena mena kena bala cam tu...emm nak tanya korang..itu BALA atau BENCANA?...ha...ada dua persoalan di sini, yang mana satu? bagi aku..aku tak sure aku ada baca yang peristiwa itu adalah BALA... or dengan kata lain Tuhan (ALLAH) memberi kita Petanda...(AMARAN) kirana umat manusia sekarang sudah mulai lalai...lari dari landasan dan ada juga menyatakan itu adalah Tanda-tanda awal 'Hari Khiamat'...dimana ramai manusia mati dalam sekelip mata...ikan naik kedarat...emm takut dgr tu kan, tapi itu lah kebenaranya so terpulang la pada kita untuk get prepared....Jadikan lah Iktibar...!


Posted at 2:42 pm by donshay
yang dah komen (1)  

Monday, January 03, 2005
Akhirnya...

Assalamualaikum sume...

Akhirnya dapat juga aku mengupdate kan blog aku ni, sekian lama aku menyepi membawa diri yang comey ni dan skang aku kembali...Aku telah bertukar pejabat dari Setapak ke Sg Buloh dan di Setapak ada Streamyx dan di Sg Buloh tak de...jadi pakai dial up lagi ni...tak per la janji dapat masuk kejap.
Ok aku nak ambil kesempatan ni mengucapkan SELAMAT TAHUN BARU buat semua semoga tahun 2005 ni membawa banyak keberkatan dan kejayaan dalam hidup korang sume termasuk aku la hehe, insyaallah...bagi yang ada anak 2 tu harap2 tahun ni tambah lagi sorang....(sape ye?) bagi yang bujang macam aku...Petz...dan gang2 yang bujang tu harap tahun ni dapat menamatkan zaman bujang trang tang tang...insyaallah...
Aku rasa tu je la buat masa ni tak de idea la nak type apa....ngah busy ni ok la...berjumpa kita di lain rancangan........

Posted at 5:28 pm by donshay
yang dah komens (3)  

Thursday, December 02, 2004
Berhati-hati...

 40 KESILAPAN IBU BAPA

  1. Pemilihan jodoh tanpa memperhitungkan mengenai zuriat
  2. Perhubungan suami isteri tanpa memperhitungkan mengenai zuriat (tidak menjaga adab semasa jimak).
  3. Kurang berlemah lembut terhadap anak-anak
  4. Memaki hamun sebagai cara menegur kesilapan anak-anak
  5. Tidak berusaha mempelbagaikan makanan yang disajikan kepada anak-anak
  6. Jarang bersama anak-anak sewaktu mereka sedang makan
  7. Melahirkan suasana yang kurang seronok ketika makan
  8. Membeza-bezakan kasih sayang terhadap anak-anak
  9. Kurang melahirkan kasih sayang
  10. Sering mengeluh di hadapan anak-anak
  11. Tidak meraikan anak-anak ketika mereka pergi dan pulang dari sekolah
  12. Tidak mengenalkan anak-anak dengan konsep keadilan
  13. Tidak memberatkan pendidikan agama di kalangan anak-anak
  14. Tidak terlibat dengan urusan pelajaran anak-anak
  15. Tidak memprogramkan masa rehat dan riadah anak-anak
  16. Tidak menggalakkan dan menyediakan suasana suka membaca
  17. Mengizinkan anak-anak menjamah makanan dan minuman yang tidak halal
  18. Tidak menunjukkan contoh tauladan yang baik di hadapan anak-anak
  19. Jarang meluangkan masa untuk bergurau senda dengan anak-anak
  20. Terdapat jurang komunikasi di antara ibubapa dengan anak-anak
  21. Tidak menggunakan bahasa yang betul
  22. Suka bertengkar di hadapan anak-anak
  23. Sentiasa menunjukkan muka masam di hadapan anak-anak
  24. Tidak membimbing anak-anak supaya mematuhi syariat
  25. Memberi kebebasan yang berlebihan kepada anak-anak
  26. Terlalu mengongkong kebebasan anak-anak
  27. Tidak menunaikan janji yang dibuat terhadap anak-anak
  28. Tidak menunjukkan minat kepada aktiviti anak-anak
  29. Tidak memupuk semangat membaca di kalangan anak-anak
  30. Tidak berminat melayan pertanyaan atau kemusykilan anak-anak
  31. Tidak memberi perhatian terhadap buah fikiran anak-anak
  32. Lambat memberi penghargaan kepada anak-anak
  33. Kerap meleteri sesuatu kesilapan yang dilakukan anak-anak
  34. Hukuman yang tidak setimpal dengan kesalahan yang dilakukan
  35. Sering mengancam dan menakutkan anak-anak
  36. Menghukum tanpa menyatakan kesalahan yang dilakukan
  37. Tidak konsisten dalam menjatuhkan hukuman ke atas anak-anak
  38. Memberi nasihat yang sama kepada anak-anak
  39. Tidak tegas mendidik anak-anak
  40. Tidak menggalakkan anak-anak hidup bekerjasama

Dipetik dari buku '40 kesilapan mendidik anak' oleh Dr. Hassan Ali.


Posted at 9:36 am by donshay
yang dah komens (3)  







welcome to Don Zone...




Name : Don Shay @ Syahrul

Born : June 1977

Status : Double but available...(hehe)

YM id : don_syahz

Friendster id : syahz7@hotmail.com

Email : syahz7@hotmail.com


   

<< September 2009 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:




rss feed